1.5.08

Kuasa Allah akan waktu

Terkadang kita terlalu pasrah dengan situasi dan kondisi, dan menyalahkan kalo itu semua adalah karna telah diatur Allah. Padahal jelas-jelas dijanjikan, "terlihat tanda kebesaran Allah untuk siapapun yang berfikir". Semua manusia punya kemampuan untuk menangkap dan membaca kesempatan serta situasi. Kesempatan dan situasi sendiri bergantung moment dan waktu. Sedang moment dan waktu adalaha kekuasaan Allah yang mutlak, yang gak bisa kita ciptakan. Cuma orang modern skarng lebih seneng dengan kata "kebetulan", padahal gak ada yang namanya kebetulan kalo gak ada yang menciptakan.
Pertanyaan selanjutnya, apa yang ingin kita lakukan saat "kebetulan" itu terjadi didepan kita. Diem aja dan cerita-cerita dirumah sama apa yang baru aja dilewatin, atau.. sedikit bermaindengan"kebetulan" itu. Gw sendiri tipe yang kedua. Buat gw, saat suatu moment terjadi, adalah kesempatan yang Allah berikan, dan adalah hak kita untuk menentukannya, mau dibawa kemana atau bagaimana nanti hasilnya.
Maling itu adalah orang yang memanfaatkan kesempatan tapi dengan keputusan yang salah, sedang pengusaha adalah orang yang bisa buat keputusan yang tepat disaat momen yang pas.
Kuasa Allah ini sebenernya paling kerasa banget kalo hubungannya sama penyempurna hati. Kita bisa aja bikin list kriteria yang kita mau, cari, kejar dan hajar! Tapi untuk chemistry..
well, hati gw lebih terbuka jika moment yang main dan gak peduli sama list karna serasa datangnya dari Allah =)

1 comment:

Anonymous said...

hahaha..ngomong opo sampean kui mas ? Ra usah sok filosofis