"kalo gw bisa ngelalui semua masalah ini, pasti nanti kedepannya gw bisa lalui dengan mudah", udah deh jangan mimpi dan ngebohongin hati dengan semangat-semangat model kaya gitu. Hidup itu memang udah seharusnya penuh dengan masalah, karna dengan masalah, pikiran dilatih untuk berfikir secara logis dan tenang. Dengan masalah juga hidup jadi lebih dinamis. Hidup statis itu hanya untuk orang-orang yang mengerti arti jenuh dan ujung-ujungnya sama aja dengan orang stress. Selain itu masalah juga mendekatkan diri dengan arti mengapa kita diciptakan.
Kalau mau jeli, sebenernya masalah yang dihadapin tuh sama aja, bedanya cuma di moment dan dengan siapa kita bermasalah. Cape oii denger curhat dan curhat untuk masalah yang intinya sama tetapi dengan kemasan yang berbeda-beda. Coba ya mulai sekarang bersahabat dengan masalah. Kalau perlu bikin masalah!
Rasa-in deh adrenalin yang mengalir ketika dihadapin masalah yang serius banget dan rasaain sesudah masalah itu beres. Ada kata-kata bijak yang bilang, manusia dewasa karna masalah yang dihadapinya. Gw setuju banget! Jadi jadikanlah masalah teman hidupmu =)
*syuh.. syuhh... pergi kalian masalah-masalah!!
17.7.05
17.6.05
Nasehat kehidupan dari Koran
Ada nasehat kehidupan yang sangat baik dari Al Qur’an:
18: Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.
19: Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.
20: Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
21: Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan asul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada iapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
22: Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
23: (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.
18: Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.
19: Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.
20: Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
21: Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan asul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada iapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
22: Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
23: (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.
7.6.05
Subscribe to:
Posts (Atom)


